Home Pendidikan Sekolah Di Kota Tebing Tinggi Gelar Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

Sekolah Di Kota Tebing Tinggi Gelar Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

SHARE
Sekolah Di Kota Tebing Tinggi Gelar Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

Keterangan Gambar : Sekolah Di Kota Tebing Tinggi Gelar Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

mediaMERAHPUTIH.com - Tebing Tinggi, Beberapa sekolah di Kota Tebing Tinggi Sumatera Utara, Kamis, (19/08/2021) mulai menggelar uji coba pembelajaran tatap muka TA/ 2020-2021 secara terbatas.

Pantauan wartawan di sejumlah sekolah, para guru dan murid terlihat tetap mematuhi protokol kesehatan demi menjaga kesehatan dan terhidar dari Pandemi Covid-19 yang hingga saat ini masih menghantui setiap orang.

Salah satunya sekolah yang menggelar uji coba pembelajaran tatap muka di kota Tebing Tinggi yakni, SMP Negeri 1 yang berlokasi di Jalan Sutomo, Kecamatan Tebing Tinggi kota.

Di sela-sela kegiatan, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Tebing Tinggi, Aman Ginting di dampingi kepala sekolah SMP Negeri 1 kepada wartawan mengatakan, hari ini kita mengelar kegiatan uji coba pembelajaran tatap muka sejak Rabu kemarin.

"Yang mana  hanya di ikuti sebanyak tiga sekolah saja yaitu, SMP  egeri 1, SMP Negeri 2 dan SMP  Negeri 4 Kota Tebing Tinggi", kata aman Ginting. 

Lannutnya, adapun kegiatan sebelum proses belajar mengajar di mulai, terlebih dahulu kita menerapkan Prokes yang sudah kita siapkan, seperti, seluruh murid sebelum masuk keruangan belajar harus mencuci tangan, pemeriksaan suhu tubuh dan harus menggunaka  masker. 

Dalam ruangan kelas siswa tetap mengaja jarak selama kegiatan pembelajaran tatap muka, siswa di bagi menjadi dua gelombang dengan waktu  pembelajaran selama dua jam perharinya. 

Untuk rencana keseluruhan pembelajaran tatap muka baik itu SD dan SMP di kota Tebing Tinggi akan di gelar mulai Senin pekan depan (23/08/2021)" ujarnya lagi.

Mengenai tingkat Covid-19 di kota Tebing Tinggi masih berada pada zona Orange atau resiko sedang penyebaran Virus Covid-19 dengan total kasus terkonfirmasi positif  sejumlah 1.071 orang dan 52 diantaranya merupakan kasus aktif", pungkasnya.|| Alex saragih/*